, , , ,

Fakta unik dan mencengangkan tentang gaya hidup mewah di dubai



 πŸ’ΈFakta Unik dan Mencengangkan tentang Gaya Hidup Mewah di Dubai πŸ’Έ


Dubai dikenal sebagai salah satu kota paling mewah dan futuristik di dunia. Kemajuan teknologi, arsitektur yang megah, dan kekayaan para penduduknya menjadikan Dubai penuh dengan hal-hal yang tidak biasa ditemukan di negara lain. Berikut ini adalah beberapa fakta unik dan mencengangkan yang mencerminkan gaya hidup ekstrem di kota ini: 




1. ATM Emas, Bukan Uang πŸ…πŸ’°

Jika biasanya mesin ATM digunakan untuk menarik uang tunai, di Dubai beberapa ATM justru menyediakan emas batangan. Mesin ini memungkinkan siapa saja membeli emas dalam bentuk koin atau batangan kecil, 24 jam nonstop. Fitur ini bukan hanya menunjukkan kekayaan, tetapi juga bagaimana emas menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari di Dubai. πŸ†


2. Hewan Buas Dijadikan Hewan Peliharaan 🦁🐯

Di Dubai, beberapa orang super kaya memilih memelihara hewan buas seperti singa, harimau, dan cheetah sebagai hewan peliharaan. Hewan-hewan ini bahkan pernah terlihat dibawa keliling dengan mobil mewah atau diajak bermain di halaman rumah. Walaupun kini pemerintah mulai membatasi praktik ini, kenyataan bahwa hewan liar pernah dijadikan peliharaan menunjukkan betapa ekstremnya gaya hidup sebagian warga Dubai. 🐾




3. Restoran di Bawah Laut πŸ¦€πŸ¦žπŸŒŠ

Dubai juga memiliki restoran mewah yang terletak di bawah permukaan laut nama restoran ini adalah "Restoran Al Mahara" yang berlokasi di Burj Al Arab. Pengunjung dapat menikmati hidangan sambil melihat langsung kehidupan bawah laut dari balik dinding kaca raksasa. Konsep makan seperti ini menghadirkan pengalaman yang tidak hanya mewah, tapi juga sangat unik dan tidak biasa. πŸ¦‘


4. Mobil Mewah Berjejer di Parkiran Mall dan Sekolah 🚘

Kalau di tempat lain parkiran sekolah dan pusat perbelanjaan diisi oleh mobil biasa, di Dubai, justru dipenuhi oleh mobil-mobil mewah. Lamborghini Rolls Royce, hingga Ferrari sering terlihat berjejer rapi di parkiran sekolah internasional atau mall-mall elite. Mobil-mobil ini bukan milik artis atau kolektor saja, tapi juga milik masyarakat biasa yang memang memiliki gaya hidup sangat tinggi. πŸ…


5. Mobil Berlapis Emas πŸ†

Masih soal kendaraan, di Dubai, mobil mewah saja belum cukup. Beberapa pemilik kendaraan melapisi mobil mereka dengan emas asli. Hasilnya? Mobil-mobil yang tampak seperti emas berjalan. Ini menjadi simbol status dan kekayaan, serta salah satu pemandangan ikonik yang hanya bisa ditemukan di Dubai. 🌟


Kesimpulan 🌍⁉️

Dubai bukan hanya kota modern dengan gedung pencakar langit dan pusat perbelanjaan mewah, tetapi juga tempat di mana kemewahan diwujudkan dalam bentuk yang tidak terbayangkan. Mulai dari ATM emas hingga mobil berlapis emas, semua menunjukkan bagaimana gaya hidup di kota ini melampaui batas kebiasaan. Fakta-fakta ini sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan dari seluruh dunia untuk melihat langsung kemewahan yang tidak biasa di Dubai.


Melacak jejak coklat di tengah kemewahan kota dubai





 Cokelat Dubai adalah camilan manis yang menggabungkan cokelat susu premium dengan isian khas Timur Tengah, seperti krim pistachio dan knafeh—pastry renyah yang terbuat dari adonan filo. Diperkenalkan pertama kali oleh Fix Dessert Chocolatier di Dubai pada tahun 2021, cokelat ini segera menarik perhatian karena perpaduan rasa dan teksturnya yang unik. 




Popularitas cokelat Dubai melejit setelah seorang influencer makanan, Maria Vehera, membagikan video ASMR di TikTok pada Desember 2023, yang menampilkan dirinya menikmati cokelat tersebut. Video ini mendapatkan lebih dari 100 juta tayangan, memicu lonjakan permintaan yang signifikan dan membuat cokelat ini menjadi fenomena global.


Keistimewaan cokelat Dubai terletak pada isian dan desainnya yang unik. Setiap batang cokelat dibuat dengan tangan dan dihiasi dengan motif berwarna-warni yang menarik. Varian rasa yang ditawarkan mencerminkan cita rasa khas Timur Tengah, seperti kurma, teh rempah (karak), dan knafeh, serta inspirasi dari komunitas ekspatriat di Dubai, seperti cheesecake Lotus dan brownies Nutella. 



Di Indonesia, khususnya di Jakarta, beberapa toko roti dan kue telah menghadirkan versi cokelat Dubai mereka sendiri. Misalnya, The Moody Baker di Pondok Pinang dan LCC Adityawarman menawarkan cokelat Dubai dengan cita rasa Timur Tengah yang dibuat dari cokelat premium. Selain itu, Don Bakeshop yang memiliki cabang di beberapa mal besar di Jakarta, seperti Grand Indonesia dan Pondok Indah Mall, juga menyediakan cokelat Dubai dengan sentuhan rasa lokal, termasuk isian kacang almond dan kurma. 


Dengan perpaduan rasa yang unik dan tekstur yang menggugah selera, tidak mengherankan jika cokelat Dubai berhasil mencuri perhatian pecinta kuliner di berbagai belahan dunia.


Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas tentang cokelat Dubai yang sedang viral, Anda dapat menonton video ulasan berikut ini:



Wisata apa yg menarik di dubai??



 




πŸ™ Ikon Kota & Landmark

  1. Burj Khalifa πŸ™

    • Gedung tertinggi di dunia (828m).
    • Bisa naik ke lantai 124 & 148 untuk lihat pemandangan seluruh Dubai.
    • Tiket: Sekitar AED 150-370 (Rp 600 ribu - Rp 1,5 juta).
  2. Burj Al Arab 🏨

    • Hotel bintang 7 dengan desain seperti layar kapal.
    • Bisa menikmati afternoon tea di dalamnya.
  3. Palm Jumeirah 🌴

    • Pulau buatan berbentuk pohon palem.
    • Ada Atlantis Hotel, pantai eksklusif, dan restoran mewah.
  4. Dubai Frame πŸ–Ό

    • Bangunan berbentuk bingkai raksasa, simbol Dubai lama & modern.
    • Bisa naik ke atas untuk lihat pemandangan kota.


πŸ› Belanja & Hiburan


  1. Dubai Mall πŸ›’

    • Mall terbesar di dunia (lebih dari 1.200 toko!).
    • Ada Dubai Aquarium, Ice Rink, VR Park.
    • Gratis masuk, tapi siapin budget buat belanja. πŸ˜†
  2. Mall of the Emirates 🎿

    • Ada Ski Dubai, tempat main ski di dalam ruangan.
    • Bisa main ski, snowboard, atau bertemu penguin. 🐧
  3. Souk Madinat Jumeirah 🏺

    • Pasar tradisional bergaya Arab, cocok buat cari oleh-oleh khas Dubai.

🏜 Wisata Alam & Petualangan

  1. Desert Safari Dubai πŸœπŸš™

    • Naik mobil 4x4 buat jelajahi gurun.
    • Bisa sandboarding, naik unta, dan nonton tarian perut.
    • Harga paket: Sekitar AED 150-300 (Rp 600 ribu - Rp 1,2 juta).
  2. Hatta Dam 🚣‍♂️

    • Oasis di tengah padang pasir, bisa naik kayak atau paddle boat.
    • Lokasi sekitar 1,5 jam dari pusat Dubai.
  3. Jebel Jais

  • Gunung tertinggi di UEA, bisa hiking atau naik zipline terpanjang di dunia.

🎒 Taman Hiburan & Keluarga

  1. IMG Worlds of Adventure 🎒
  • Indoor theme park terbesar di dunia.
  • Ada wahana bertema Marvel, Cartoon Network, & Jurassic Park.
  1. Dubai Parks & Resorts 🎑
  • Ada 3 taman hiburan besar:
    • Motiongate Dubai (seperti Universal Studios).
    • Bollywood Parks (wahana bertema India).
    • Legoland Dubai (cocok buat anak-anak).

🌊 Pantai & Wisata Air

  1. Jumeirah Beach πŸ–
  • Pantai pasir putih dengan view Burj Al Arab.
  1. Ain Dubai (Dubai Eye) 🎑
  • Bianglala tertinggi di dunia, bisa lihat pemandangan 360° Dubai.
  1. Wild Wadi Waterpark & Atlantis Aquaventure 🌊
  • Waterpark terbesar dengan seluncuran ekstrem & lazy river.

πŸ› Wisata Budaya & Sejarah

  1. Al Fahidi Historical District 🏑
  • Kota tua Dubai dengan bangunan tradisional & museum sejarah.
  1. Dubai Museum & Al Seef 🏺
  • Bisa lihat sejarah Dubai sebelum jadi kota modern.
  1. Jumeirah Mosque πŸ•Œ
  • Masjid cantik yang terbuka untuk wisatawan non-Muslim.

πŸ”₯ Destinasi Unik & Futuristik

  1. Museum of the Future πŸš€
  • Bangunan futuristik yang menampilkan inovasi & teknologi masa depan.
  1. Global Village 🌍
  • Festival budaya dari lebih dari 90 negara, ada makanan, pertunjukan, dan belanja.
  • Buka dari Oktober - April saja.

πŸ”Ή Kesimpulan

Dubai punya wisata mewah, budaya, alam, sampai hiburan seru. Kalau mau jalan-jalan hemat, pilih yang gratis seperti Jumeirah Beach & Al Fahidi. Kalau mau yang ekstrem, coba Desert Safari & Jebel Jais Zipline.

Kalau kamu ke Dubai, mana yang paling pengen kamu kunjungi? πŸ˜ƒ




Apakah Dubai Kota terbaik??




 


DUBAI




Dubai bisa dibilang salah satu kota terbaik, tergantung dari sudut pandang apa yang kamu pakai. Kalau kita lihat dari beberapa aspek utama, ini plus-minusnya:


Kelebihan Dubai

  1. Infrastruktur Canggih πŸš€

    • Gedung pencakar langit seperti Burj Khalifa.
    • Transportasi modern (metro tanpa masinis, bandara terbesar).
    • Kota bersih dan tertata rapi.
  2. Kemewahan & Gaya Hidup πŸ’Ž

    • Hotel bintang 7 (Burj Al Arab), restoran Michelin-star.
    • Mobil supercar di jalanan biasa.
    • Mall raksasa seperti Dubai Mall dengan aquarium di dalamnya.
  3. Keamanan Super Ketat πŸ›‘

    • Salah satu kota teraman di dunia, tingkat kriminalitas sangat rendah.
    • Polisi pakai mobil Lamborghini & Tesla buat patroli.
  4. Peluang Bisnis & Karier πŸ’°

    • Bebas pajak penghasilan, cocok buat pebisnis.
    • Banyak peluang kerja di sektor teknologi, konstruksi, dan pariwisata.
  5. Multikultural & Modern 🌍

    • 85% penduduknya ekspat dari berbagai negara.
    • Toleransi tinggi, meski budaya Arab masih dominan

      Kekurangan Dubai

      1. Suhu Panas Ekstrem πŸ”₯

        • Musim panas bisa mencapai 50°C!
        • Kebanyakan orang lebih banyak tinggal di dalam ruangan ber-AC.
      2. Biaya Hidup Mahal πŸ’Έ

        • Sewa apartemen mahal, makan di restoran juga nggak murah.
        • Sekolah internasional & layanan kesehatan mahal.
      3. Kurang Ruang Hijau 🌿

        • Banyak area dipenuhi bangunan dan pasir, taman kota masih terbatas.
      4. Hukum Ketat

        • Aturan sosial & hukum sangat ketat, seperti larangan mabuk di tempat umum.
        • Beberapa platform media sosial dan situs tertentu diblokir.
      5. Bukan Warga Tetap 🏠

        • Sulit mendapatkan kewarganegaraan UAE, meskipun sudah lama tinggal di sana.

      Jadi, Apakah Dubai Kota Terbaik?

      Untuk bisnis, pariwisata, dan kemewahan → YA, Dubai termasuk yang terbaik di dunia.
      Untuk hidup jangka panjang dengan biaya terjangkau & lingkungan hijau → Mungkin ada pilihan yang lebih baik seperti Kanada atau Eropa.

      Kalau menurut kamu, Dubai layak disebut kota terbaik nggak? πŸ˜ƒ





Candi Cetho

 


Sejarah Candi Cetho 


Candi Cetho merupakan candi peninggalan kerajaan majapahit yang dibangun pada tahun 1452-1470 Masehi. Diyakini candi ini dibangun ketika Prabu Brawijaya V (raja terakhir Majapahit) memimpin. Dikatakan bahwa pembangunan candi ini dilakukan ketika Majapahit mengalami kemunduran karena gejolak politik yang panas.

Candi yang berlokasi di Kabupaten Karanganyar ini dinamakan Candi Cetho yang artinya ‘jelas’. Hal tersebut kemudian dimaknai bahwa ketika seseorang berada di Candi Cetho maka pandangannya akan menjadi jelas karena bisa melihat seluruh penjuru dari ketinggian.

Bangunan Candi Cetho sendiri merupakan sebuah simbol toleransi beragama yang kuat pada masa Majapahit. Fungsi utama Candi Cetho pada masa lalu adalah sebagai tempat untuk menyucikan diri atau ruwat. Hal itu tercermin dalam tulisan Jawa Kuno yang berada di teras ketujuh atau yang disebut dengan Pendopo Ndalem.

Candi Cetho kemudian ditemukan kembali pada tahun 1842 oleh seorang bernama Van de Villes. Setelahnya, kemudian dilakukan ekskavasi dan rekonstruksi candi yang terpendam pada tahun 1928 oleh Dinas Purbakala (Commissie voor Oudheid Dienst) Hindia Belanda.




Dataran Tinggi Dieng



Sejarah Dataran Tinggi Dieng 

 Dataran Tinggi Dieng merupakan dataran tinggi yang tertinggi kedua didunia setelah Tibet / Nepal, dan yang terluas di Pulau Jawa. Dieng terletak pada posisi geografis 7’ 12’ Lintang Selatan dan 109 ‘ 54’ Bujur Timur, berada pada ketinggian 6.802 kaki atau 2.093 m dpl. Secara administratif, Dieng mencakup Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Dan Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Hingga tahun 1990-an wilayah ini tidak terjangkau listrik dan merupakan salah satu wilayah paling terpencil di Jawa Tengah.

Letaknya yang juga berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Dieng adalah wilayah vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa. Kawah-kawah kepundan banyak dijumpai di sana. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000m di atas permukaan laut.

Suhu di Dieng sejuk mendekati dingin, berkisar 15—20 °C di siang hari dan 10 °C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara dapat mencapai 0 °C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas (“embun racun”) karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.

Kawasan Dataran Tinggi Dieng merupakan sebuah kompleks gunung berapi dengan kerucut-kerucutnya terdiri dari : Bisma, Seroja, Binem, Pangonan Merdada, Pagerkandang, Telogo Dringo, Pakuwaja, Kendil Sikuunir dan Prambanan. Lapangan fumarola terdiri atas Kawah Sikidang, kawah Kumbang, kawah Sibanteng, Kawah Upas, Telogo Terus, Kawah Pagerkandang, Kawah Sipandu, Kawah Siglagah dan Kawah Sileri.




Masjid Agung Jawa Tengah

 


Sejarah Masjid Agung Jawa Tengah 

Masjid Agung Semarang dibangun pada tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006, diresmikan oleh Presiden ke-6, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 November 2006.

Masjid Agung Jawa Tengah dibangun pada tahun 2002. Pembangunan masjid ini dilakukan di atas tanah wakaf Ki Ageng Panandaran II, Bupati pertama Semarang. Untuk memudahkan proses pembangunan, Gubernur Jawa Tengah saat itu, Mayjend Mardiyanto, langsung turut serta dalam pembangunan masjid ini.

Akhirnya Masjid Agung Jawa Tengah diresmikan untuk umum pada tanggal 14 November 2006 oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.

Meski peresmiannya baru dilakukan pada tanggal 14 November 2006, masjid ini telah beroperasi untuk beribadah jauh sebelum tanggal tersebut, tepatnya sejak tahun 2004



Candi Gedong Songo




Sejarah Candi Gedong Songo 


telah dibangun sejak abad ke tujuh masehi saat kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno. Candi di kompleks ini adalah candi Hindu yang dibangun dengan tujuan sebagai tempat pemujaan.

Candi Gedong Songo merupakan kompleks candi yang berlokasi di desa Candi, Kecamatan Bandungan, Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di lereng Gunung Ungaran.

Ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles pada tahun 1804, candi ini merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra pada tahun 927 M. 

Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya raja adalah yang membangun Candi Gedong Songo pada awal pemerintahannya.

Adanya arca Siwa Mahakala, Siwa Mahaguru, dan Ganesha menjadi bukti bahwa Candi Gedong Songo digunakan sebagai tempat pemujaan dewa.

Mulanya hanya ditemukan tujuh buah bangunan candi di sini, sehingga dinamakan Candi Gedong Pitu yang berarti ‘Candi Tujuh Gedung’

Kemudian pada sekitar tahun 1908 hingga 1911, arkeolog asal Belanda bernama Van Stein Callenfels menemukan dua bangunan candi tambahan. 

Sejak saat itu, namanya berubah menjadi Candi Gedong Songo yang bermakna ‘Candi Sembilan Gedung’.

Sejauh ini, Candi Gedong Songo telah dipugar sebanyak dua kali. 

Pemugaran pertama dilaksanakan tahun 1930-1931 oleh pemerintah Belanda. Pemugarannya berfokus pada pencarian batu-batu yang hilang dan pemasangan kembali bagian candi yang sempat dibongkar.

Pemugaran kedua dilakukan pada tahun 1978-1983 lewat Proyek Pembinaan, Pemugaran, dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Tengah.

Pemugaran dilakukan di Candi Gedong IV (1978), Candi Induk dan Perwara Gedong III (1979), serta Candi Gedong V (1983).





Gua Maria kerep

 



Sejarah 


Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA) termasuk pendahulu bagi munculnya gua-gua Maria di Indonesia setelah Gua Maria Sendangsono di Kabupaten Kulonprogo (DIY) dan Gua Maria Sriningsih di Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

Gua yang didirikan tahun 1954 ini lahir dengan sejarah yang sangat sederhana dan juga tidak berdasarkan suatu penampakan.

Meski demikian gua ini tak dapat dikatakan terjadi secara kebetulan. Semuanya terjadi pasti karena kehendak Tuhan yang sudah mempunyai rencana bagi umat manusia di Ambarawa khususnya dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

Kelahiran GMKA tak bisa lepas dari seorang berwarganegara Belanda yang bertugas sebagai pengelola perkebunan di sekitar Ambarawa yang telah mempersembahkan tanah dan rumahnya kepada Gereja. Oleh Gereja tanah dan rumah ini diberikan kepada Kongregasi Bruder Para Rasul atau Bruder Apostolik.

Kongregasi ini didirikan oleh Mgr Albertus Soegijapranata dan beranggotakan orang-orang pribumi serta berstatus sebagai kongregasi keuskupan. Sayang kongregasi ini tidak dapat bertahan lama karena tak ada lagi peminatnya hingga akhirnya dibubarkan. Di tanah biara inilah Gua Maria Kerep Ambarawa didirikan.

Pembangunan GMKA juga terkait erat dengan surat gembala Sri Paus pada tahun 1954. Surat gembala itu berisi tentang penetapan tahun itu sebagai Tahun Maria dalam rangka pengenangan 100 tahun usia dogma "Maria Terkandung Tanpa Noda". Surat Gembala tersebut menghimbau agar semua paroki menyelenggarakan peringatan sebagai penghormatan kepada Bunda Maria.

Mantan Direktur Kongregasi Bruder Apostolik, Romo J Reijnders yang saat itu menjadi pastor Paroki Santo Yusuf Ambarawa kemudian menghimbau umat untuk menyelenggarakan perayaan penghormatan kepada Bunda Maria.

Dan ketika seorang pastor, yakni Romo Bernardinus Soemarno SJ bertandang ke pasturan, Romo Reijnders sempat melakukan sharing tentang kegiatan dalam rangka perayaan pesta Maria ini. Oleh Romo Bernardinus Soemarno SJ lalu disarankan agar dibuat sebuah gua sebagai tempat devosi kepada Bunda Maria.

Ide Romo Bernardinus Soemarno SJ ini kemudian segera direalisasi pada tahun itu juga, yakni tahun 1954. Siswa-siswi sekolah guru yang tinggal di Asrama Bruderan dan Susteran Ambarawa dikerahkan untuk mengumpulkan batu dari sungai Panjang dan dikumpulkan di kebun Bruderan Apostolik Kerep. Menurut Rm Reijnders, Bruder FX Woerjoatmodjo SJ yang waktu itu menjadi kepala asrama dan tinggal di Pastoran Ambarawa ikut memimpin anak-anak. "Dia sangat aktif dan sangat disenangi anak-anak," tutur Romo Reijnder


Kota lama semarang

 


Kota Lama Semarang 


Diawali dari penandatangan perjanjian antara kerajaan mataram dan VOC pada 15 Januari 1678. Kala itu Amangkurat 2 menyerahkan Semarang kepada pihak VOC sebagai pembayaran karena VOC telah berhasil membantu Mataram menumpas pemberotakan Trunojoyo Setelah Semarang berada di bawah kekuasaan penuh VOC, kota itu pun mulai dibangun. Sebuah benteng bernama Vijfhoek yang digunakan sebagai tempat tinggal warga Belanda dan pusat militer mulai dibangun. Lama kelamaan benteng tidak mencukupi sehingga warga mulai membangun rumah di luar sebelah timur benteng. Tak hanya rumah-rumah warga, gedung pemerintahan dan perkantoran juga didirikan.

Pada tahun 1740-1743 terjadilah peristiwa Geger pacinan, perlawanan terbesar pada kurun waktu kekuasaan VOC di Pulau Jawa. Setelah perlawanan tersebut berakhir dibangunlah fortifikasi mengelilingi kawasan Kota Lama Semarang. Setelahnya karena dianggap tidak sesuai dengan perkembangan kota yang makin pesat, fortifikasi ini dibongkar pada tahun 1824. Untuk mengenang keberadaan banteng yang mengelilingi kota lama, maka jalan-jalan yang ada diberi nama seperti Noorderwalstaat (Jalan Tembok Utara-Sekarang Jalan Merak), Oosterwalstraat (Jalan Tembok Timur – Sekarang Jalan Cendrawasih), Zuiderwalstraat (Jalan Tembok Selatan-Sekarang Jalan Kepodang) dan juga Westerwaalstraat (Jalan Tembok Barat-Sekarang Jalan Mpu Tantular).[1]








Museum batik danar hadi

 



Sejarah Batik Danar Hadi 


Museum Batik Danar Hadi didirikan pada tahun 2008 oleh PT Batik Danar Hadi, produsen batik terkemuka di Solo. Pendirian museum ini tidak lepas dari sejarah panjang Batik Danar Hadi itu sendiri yang mulai beroperasi sejak tahun 1967. Awalnya Danar Hadi merupakan industri batik rumahan yang sudah turun temurun. Dua tokoh pendirinya adalah Sansosa Doellah dan istrinya Danarsih Hadipriyono. Keduanya berasal dari keluarga pengusaha batik yang sudah beroperasi sejak lama. Santosa dan Danarsih menikah pada tahun 1967. Keduanya lantas merintis usaha batik seperti orang tua mereka dengan nama Danarsih Hadipriyono. Modal awal pembuatan batik ini dari kain mori dan kain tenun hadiah pernikahan mereka. Sedangkan lokasi kantor dan sanggarnya berada di rumah mereka. 

Baik Santosa maupun Danarsih memiliki keahlian yang bisa menunjang bisnis batik. Santosa cakap dalam mendesain batik, sedangkan istrinya menguasai desain garmen. Pada tahun 1975, Danar Hadi mulai mengembangkan usaha dengan membuka toko kecil di Jakarta. Sejak saat itu, toko-toko mulai dibuka di beberapa kota, seperti Bandung, Medan, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang

Bangunan utamanya merupakan Ndalem Wuryaningratan, yang dulunya merupakan kediaman Pangeran Wuryaningrat. Wuryaningrat merupakan cucu Pakubuwono IX sekaligus menantiu dari Pakubuwono X.








Gedung lawang sewu

 


Gedung Lawang Sewu 


Pada tahun 1864 ketika Belanda melakukan pembangunan jalur kereta api di Indonesia, Belanda mulai merancang jalur kereta api Semarang-Solo-Yogyakarta dan Kedungjati-Ambarawa. NIS merupakan perusahaan yang bertanggungjawab dalam membangun jalur kereta api ini. Dimulai dari tahun 1864 hingga 1867, pada awalnya pembangunan jalur kereta api ini difungsikan sebagai penghubung antara Semarang sebagai bandar pelabuhan dan industri dengan wilayah pedalaman sebagai penghasil bahan mentah berupa hasil perkebunan dari Solo dan Yogyakarta. Dengan adanya perkembangan teknologi membuat NIS sukses besar dan mengharuskan memiliki kantor sendiri.

Kantor yang akan mereka bangun adalah sebuah kantor urusan administrasi yang nantinya terletak di Jalan Pemuda. Pada tahun 1904 dimulailah proses pembangunan gedung administrasi perkantoran kereta api oleh J.F. Klinkhamer dan B.J. Queendag sebagai koordinator perencanaan, serta memilih Cosman Citroen sebagai arsitek untuk gedung tersebut. Pembangunan gedung ini berakhir pada tahun 1918.

Ketika memasuki masa penjajahan Jepang, bangunan Lawang Sewu berubah menjadi Kantor Ryuku Sokyoku (Jawatan Transportasi Jepang). Selain menggunakan kantor transportasi, Jepang juga menggunakan ruang bawah tanayh Lawang Sewu sebagai penjara dan tempat eksekusi mati. Kemudian pada Oktober 1945, Belanda ingin mengambil alih kembali wilayah Semarang sehingga menimbulkan perang dan memaksa Jepang mundur.

Setelah masa perang mempertahankan kemerdekaan gedung Lawang Sewu berubah menjadi kantor DKARI (Djawatan Kereta Api Republik Indonesia). Namun, memasuiki tahun 1946 ketika Belanda mulai menancapkan kekuasaannya di Semarang, DKARI harus berpindah ke bekas kantor de Zustermaatschappijen kareba gedung Lawang Sewu dimanfaatkan Belanda untuk menjadi marka Belanda.


Pada tahun 1994 dilakukan penyerahan ke PT. KAI dan dilakukan restorasi gedung Lawang Sewu pada tahun 2009. Pada tahun 2011, Ibu Negara Ani Yudhoyono meresmikan gedung Lawang Sewu yang kini menjadi destinasi wisata sejarah perkereta apian di Indonesia.



Candi Prambanan